Puisi Cinta Mahasiswa Teknik Sipil

Tahukah engkau…??
Aku ingin membuatmu kokoh berdiri diatas tanah lempung montmorilonite
Aku ingin menjadi tulangan besi di dalam beton bertulang
Aku ingin menjadi kuda-kuda yang kokoh menopang atap
Aku ingin menjadi kolom utama penopang hidupmu

Tahukah kau…??
Kaulah yang menjadi pondasiku untuk mewujudkan bangunan masa depanku
Kaulah yang menjadikan jalan hidup ini bagaikan di hotmix
Kaulah yang menjadi safety factor dari stabilitas kehidupanku
tanpamu, aku hancur

Aku mencoba untuk menggambar denah kehidupanmu
Namun, skala ini masih belum cukup untuk menggambarkan keindahanmu
Andai jembatan antara kau dan aku tidak mengalami fatigue
Andai gempa itu tak merobohkan gedung hatiku

Biarlah..
aku akan membuat rumus atenuasi baru untuk ground motion yang lebih aktual
Aku akan terus berusaha membangun gedung impian kita bersama
Aku akan selalu membangun bendungan cintaku untuk menampung Kasih yang kau berikan, yang kau ajarkan padaku untuk selalu setia

Struktur hati ini nampaknya akan selalu menghitung dan menahan indahnya hatimu
Biarlah hati ini mencapai tegangan lelehnya, namun aku berusaha agar tidak melewati batas elastis hingga mencapai tegangan ultimate

Ada beberapa hal terindah yang tak dapat kuungkapkan dengan kata-kata
Namun angin akan selalu setia pada matahari

Meskipun aku masih semuda jembatan Pasopati,
Namun Cintaku sekuat tulangan baja
Seindah menara Eiffell

Biarlah durasi dan produktifitas terabaikan, asalkan kurva-s proyekku tidak terlambat untuk mendapatkanmu
Semangatku untuk mendapatkanmu sekeras batu andesit dengan Modulus elastisitasnya yang besar
bor pile dan pilecap-ku selalu membantuku untuk kuat menahan beban penderitaan cinta ini
Meskipun konstruksi hatiku tak sekuat konstruksi baja
Namun konstruksi bangunan kayu terlihat lebih indah

Jangan pernah membuang cintaku dengan dump truck itu
Biarkanlah tower crane itu mengangkut butir-butir cintaku padamu
Jangan pernah kau melakukan clearing dan grubbing dengan excavator atau bulldozer
Karena Cintaku sedalam tiang pancang, sebesar caisson yang menghujam dalam kedalam bumi demi kokohnya bangunan cintaku

Aku akan lewati Pondasi Lanjut
Aku akan habisi Beton Lanjut
Aku akan libas Ekonomi Teknik
Aku akan babat Mekanika Fluida dan Hidrolika
Aku akan membuat Analisis Struktur tak berdaya
Demi aku lulus ujian cintamu

Meski itu harus melewati alinyemen jalan yang berat
Meski itu harus membuatku di-push over
Meski itu harus menghancurkan dinding penahan tanah yang menopang hati ini
Aku akan selalu mencoba untuk membuat adukan semen yang proporsional tanpa additive agar kau percaya padaku…

Aku akan selalu membuatmu tersenyum seperti angkur melingkari tulangan utama
Kita akan menjadi girder-girder jembatan kehidupan kita bersama
Menjaga longsornya hatimu dengan angkur kehidupanku
Membuat jalan kehidupan kita bersama
Melapisinya dengan aspal primer yang kokoh menahan hempasan air kehidupan..
Atau menjadikannya kaku seperti perkerasan beton

Meskipun IPK ku hanya secukupnya, namun percayalah
Bahwa Sipil akan membuat hidupmu dan hidupku menjadi lebih baik
Kita bersama membangun kasih kita
Menuangkan adukan-adukan Portland cement
Melapisinya dengan mortar dan menngecatnya dengan indah

Itulah rumah impian kita
Kita yang menciptakannya
Karena kaulah yang menjadi pondasinya
Cinta.

 

Sumber: http://aryansah.wordpress.com/2010/08/10/puisi-cinta-mahasiswa-teknik-sipil/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: